Kamis, 17 Maret 2016

Pelanggaran Di Bulan Puasa

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Pelanggaran Di Bulan Puasa

Pelanggaran Di Bulan Puasa


Yang saya maksud pelanggaran itu adalah ketika orang yang berpuasa mengalami godaan dan sehingga puasa orang tersebut batal. Dan sehingga orang tersebut harus mengganti puasanya setelah bulan ramadhan selesai, hal itu di sebut qodho. Adapun orang yang melanggar larangan di bulan puasa itu nantinya akan mendapat denda, hal ini disebut kifarat.
Dan orang yang batal puasanya dia diwajibkan untuk mengqodho atau menggantinya pada bulan selanjutnya selama hari itu bukan hari yang diharamkan untuk berpuasa. Dan untuk orang yang melanggar larangan saat berpuasa seperti bersetubuh di siang hari meskipun itu dengan istrinya, dia wajib untuk membayar denda.
Bentuk dendanya yaitu berpuasa selama 2 bulan lamanya berturut turut tanpa batal satu haripun. Jika batal satu hari maka harus mengulang dari awal lagi sampai benar-benar puasanya penuh 2 bulan. Jika sudah selesai puasanya maka bisa dikatakan denda orang yang melanggar atau yang kena denda tadi sudah di bayar.
Apabila orang yang kena denda tadi tidak mampu atau di anggap berat olehnya,maka akan diberikan kemudahan yaitu dengan adanya hukuman yang lebih ringan yaitu dengan member makan kepada 60 orang fakir miskin atau anak yatim piatu. Masing masing orang akan mendapatkan jatah beras atau bahan pokok sebanyak 1 mud / kira kira 6 ons.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Mengapa Harus Puasa Ramadhan?

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Mengapa Harus Puasa Ramadhan?

Mengapa Harus Puasa Ramadhan?


– Ada bulan khusus bagi umat muslim seluruh dunia yang ditunggu kedatangannya. Mengapa demikian..? karena di bulan tersebut umat manusia akan berpuasa selama sebulan penuh. Tapi sebenarnya bukan itu yang dimaksud. Akan tetapi pada bulan itu umat manusia akan menghapus dosa dosanya di bulan sebelumnya dengan syarat mereka harus ber puasa selama sebulan penuh.
Ada 5 hal yang membuat kita diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan, yakni :
1.       Sempurnanya bulan Sya’ban selama 30 hari berdasarkan ru’yat.
2.       Melihat hilal bulan Ramadhan pada malam hari. Hal ini berlaku bagi mereka/individu yang merasa melihat hilal, walaupun dia sendiri mempunyai sifat fasiq atau kurang adil.
3.       Meyakini seseorang yang melihat bulan. Hal ini berlaku bagi mereka yang tidak melihat bulan, namun ada kabar dari seseorang yang adil kesaksiannya bahwa orang tersebut melihat bulan, lalu diyakini dan diikuti. Namun dengan syarat, kesaksian orang tersebut harus ditetapkan oleh hukum/pemerintah, tidak fasiq, bukan hamba sahaya dan harus laki-laki.
Dalil tentang ini adalah hadits dari Ibnu Umar :
“Aku memberi kabar kepada Rosululloh bahwa sesungguhnya aku bersaksi telah melihat hilal. Lalu beliau puasa dan memerintahkan kaumnya untuk berpuasa”.
1.       Adanya kabar berita bahwa Ramadhan telah tiba, dari orang yang dipercaya dalam perkataanya (suami, tetangga, sahabat) atau dari orang yang kurang dipercaya dalam perkataanya tapi hati kita cenderung yakin akan kebenarannya, misalnya  kabar tersebut berasal dari orang fasiq, kafir, hamba sahaya atau pun anak kecil.
2.       Berdasarkan sangkaan telah masuknya bulan Ramadhan melalui ijtihad/dugaan
Jadi kita sebagai muslimin harus senang  berpuasa ramadhan karena di bulan ramadhan penuh  rahmat. Dan dosa dosa kita yang ada pada bulan lalu akan dihapusnya.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Hal Yang Mewajibkan Puasa Ramadhan

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Hal Yang Mewajibkan Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan Wajib

Ada 5 perkara yang mewajibkan puasa Ramadhan, yakni :
1.       Sempurnanya bulan Sya’ban selama 30 hari berdasarkan ru’yat.
2.       Melihat hilal bulan Ramadhan pada malam hari. Hal ini berlaku bagi mereka/individu yang merasa melihat hilal, walaupun dia sendiri mempunyai sifat fasiq atau kurang adil.
3.       Meyakini seseorang yang melihat bulan. Hal ini berlaku bagi mereka yang tidak melihat bulan, namun ada kabar dari seseorang yang adil kesaksiannya bahwa orang tersebut melihat bulan, lalu diyakini dan diikuti. Namun dengan syarat, kesaksian orang tersebut harus ditetapkan oleh hukum/pemerintah, tidak fasiq, bukan hamba sahaya dan harus laki-laki. Dalil tentang ini adalah hadits dari Ibnu Umar : “Aku memberi kabar kepada Rosululloh bahwa sesungguhnya aku bersaksi telah melihat hilal. Lalu beliau puasa dan memerintahkan kaumnya untuk berpuasa”.
4.       Adanya kabar berita bahwa Ramadhan telah tiba, dari orang yang dipercaya dalam perkataanya (suami, tetangga, sahabat) atau dari orang yang kurang dipercaya dalam perkataanya tapi hati kita cenderung yakin akan kebenarannya, misalnya kabar tersebut berasal dari orang fasiq, kafir, hamba sahaya atau pun anak kecil
5.       Berdasarkan sangkaan telah masuknya bulan Ramadhan melalui ijtihad/dugaan. Contoh kasus terhadap orang-orang yang hidup di hutan belantara atau penjara pengasingan.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tiga Waktu Doa Di Kabulkan Saat Ramadhan

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Tiga Waktu Doa Di Kabulkan Saat Ramadhan

Tiga Waktu Doa Di Kabulkan Saat Ramadhan

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia, bulan dimana kita umat muslim menjalankan ibadah puasa untuk menahan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Seperti kemuliaa bulan ramadhan, ada tiga waktu utama, terkablnya doa yaitu’
Waktu sahur
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758). Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).
Saat berpuasa
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya)
Ketika berbuka puasa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).




Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Puasa Baik Untuk Penderita Maag

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Puasa Baik Untuk Penderita Maag

Puasa Baik Untuk Penderita Maag

Banyak penderita penyakit maag yang ragu untuk berpuasa. Padahal, sama seperti penderita diabetes, puasa justru bisa menyehatkan dari sakit maag.
Berikut beberapa manfaatnya:
Maag terjadi karena pola makan yang tidak teratur, kebiasaan makan makanan berlemak/berminyak, dan terlalu banyak minum minuman bersoda/berkafein, dan bisa juga karena stres.
Ketika berpuasa, pola makan menjadi teratur (setidaknya di siang hari), mengurangi makanan berlemak dan minuman bersoda/ berkafein, dan cenderung bersabar dan mengurangi stres. Semua itu berdampak positif terhadap penyakit maagnya.
Pada minggu pertama puasa biasanya penderita maag merasa tidak nyaman, tetapi setelah terbiasa dengan pola makan baru yang lebih teratur dan sehat, gejala maag akan menghilang.


Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!